Mantan striker Inter Milan, Antonio Cassano, menyampaikan keyakinannya bahwa perburuan gelar Liga Italia musim ini pada dasarnya sudah mengarah ke mantan klubnya. Meski Inter baru saja mengalami kekecewaan besar di kompetisi Eropa, Cassano menilai peluang Nerazzurri untuk mengangkat trofi domestik tetap sangat terbuka lebar.
Inter harus menelan pil pahit setelah tersingkir di fase play-off 16 besar Liga Champions. Tim asuhan Cristian Chivu itu takluk secara dramatis dari wakil Norwegia, Bodo/Glimt. Hasil tersebut jelas mengejutkan banyak pihak, mengingat secara materi pemain dan pengalaman, Inter lebih difavoritkan untuk melaju.
Kekalahan tersebut memunculkan kritik dari berbagai arah. Sejumlah pengamat menilai kegagalan di Eropa bisa berdampak pada mental tim dalam mengarungi sisa musim. Namun Cassano justru melihat situasi ini dari sudut pandang berbeda.
Menurutnya, tersingkir dari Liga Champions bisa menjadi “berkah tersembunyi” bagi Inter. Tanpa jadwal padat kompetisi Eropa, fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada Serie A. Dengan energi dan konsentrasi yang tidak lagi terbagi, peluang untuk menjaga konsistensi dinilai semakin besar.
Di papan klasemen Liga Italia, Inter memang berada dalam posisi sangat menguntungkan. Piotr Zielinski dan rekan-rekannya kokoh di puncak dengan keunggulan 10 poin atas rival sekota, AC Milan. Margin tersebut terbilang signifikan, terlebih kompetisi mulai memasuki fase krusial.
Cassano menilai selisih poin itu bukan sekadar angka, melainkan cerminan stabilitas performa Inter sepanjang musim. Ia melihat kedalaman skuad, pengalaman pemain senior, serta kematangan taktik sebagai faktor yang membuat Inter sulit dikejar.
Meski demikian, ia tetap mengingatkan bahwa sepak bola penuh kejutan. Cedera pemain kunci atau penurunan performa bisa saja mengubah peta persaingan. Namun secara realistis, Cassano menyebut hanya situasi luar biasa yang bisa menggagalkan Inter dari tangga juara.
Kini, tekanan justru ada di pundak para pesaing. AC Milan dan tim-tim lain wajib tampil nyaris sempurna sembari berharap Inter terpeleset. Dengan selisih poin yang cukup jauh dan fokus yang kini sepenuhnya tertuju pada kompetisi domestik, jalan menuju Scudetto tampak semakin terang bagi Nerazzurri.
Kegagalan di Eropa mungkin menyisakan luka, tetapi bagi Inter, musim ini masih berpeluang ditutup dengan senyum lebar di kompetisi dalam negeri.
