Pisa akhirnya mengambil keputusan tegas dengan mengakhiri kerja sama bersama Alberto Gilardino sebagai pelatih kepala. Langkah tersebut diambil setelah tim menelan kekalahan dari Sassuolo dalam lanjutan kompetisi Liga Italia musim 2025–2026, hasil yang dinilai menjadi titik puncak dari kekecewaan manajemen terhadap performa tim.
Kekalahan tersebut semakin menambah tekanan bagi Gilardino, yang sejak awal musim belum mampu membawa Pisa tampil konsisten. Meski sempat menunjukkan perbaikan di beberapa pertandingan, secara keseluruhan Pisa masih kesulitan bersaing dan kerap kehilangan poin penting, baik saat bermain di kandang maupun tandang.
Manajemen klub menilai target yang telah ditetapkan di awal musim belum tercapai. Posisi tim di klasemen dianggap tidak sejalan dengan potensi skuad yang dimiliki, sehingga perubahan di kursi kepelatihan dianggap sebagai langkah terbaik demi menyelamatkan sisa musim kompetisi.
Alberto Gilardino sendiri datang ke Pisa dengan reputasi besar sebagai mantan pemain top Italia. Namun, pengalaman dan nama besar tersebut belum mampu diterjemahkan menjadi hasil maksimal di lapangan. Evaluasi menyeluruh akhirnya dilakukan, dan kekalahan dari Sassuolo menjadi penentu berakhirnya masa tugas sang pelatih.
Pisa kini bergerak cepat untuk mencari pengganti yang dinilai mampu memberikan dampak instan. Sambil menunggu penunjukan pelatih baru, manajemen berharap para pemain tetap fokus dan menjaga profesionalisme agar performa tim dapat segera membaik di sisa Liga Italia 2025–2026.
