Kabar mengejutkan datang dari Manchester City. Gelandang andalan mereka, Bernardo Silva, dikabarkan berada di ambang perpisahan setelah hampir satu dekade membela klub.
Sinyal ini disampaikan oleh asisten pelatih Pep Lijnders, yang mengungkapkan bahwa “setiap kisah yang baik pasti akan berakhir.” Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi bahwa Silva akan meninggalkan Etihad Stadium pada akhir musim ini.
Kontrak pemain berusia 31 tahun itu akan segera habis, dan hingga kini belum ada tanda-tanda perpanjangan. Sejumlah klub besar Eropa seperti Barcelona dan Juventus disebut-sebut siap menjadi pelabuhan berikutnya bagi sang maestro asal Portugal.
Sejak didatangkan dari AS Monaco pada 2017, Bernardo Silva telah menjelma menjadi sosok vital dalam kesuksesan Manchester City. Ia baru saja mencatatkan penampilan ke-450, serta telah mempersembahkan 18 trofi bagi klub—sebuah pencapaian luar biasa yang mengukuhkan statusnya sebagai legenda modern City.
Menurut Lijnders, Silva adalah pemain yang tak tergantikan. “Dia unik—cara mengontrol permainan, membaca situasi, hingga memimpin tim, semuanya berbeda,” ujarnya. Bahkan, ia menegaskan bahwa kehilangan Silva akan terasa besar, bukan hanya dalam satu pertandingan, tetapi sepanjang musim.
Kini, dengan waktu yang tersisa sekitar enam minggu, fokus utama adalah memberikan perpisahan terbaik bagi pemain yang telah menjadi jantung permainan City selama bertahun-tahun. Dukungan penuh dari fans diharapkan menjadi penutup manis bagi perjalanan gemilangnya di Manchester biru.
Kepergian Silva nantinya akan menjadi tantangan baru bagi City, yang harus kembali meramu kekuatan di lini tengah. Namun satu hal yang pasti—warisan Bernardo Silva akan selalu hidup dalam sejarah klub.
