Adem, Rafael Struick Sampaikan Permintaan Maaf Usai Insiden dengan Ilija Spasojevic

Penyerang Dewa United, Rafael Struick, akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang melibatkan dirinya dengan striker Bhayangkara FC, Ilija Spasojevic. Momen tersebut diungkap langsung oleh Spasojevic melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @spasogol, pada Selasa (6/1/2026).

Dalam unggahan tersebut, Spasojevic membagikan tangkapan layar pesan langsung (direct message) dari Struick. Pemain berusia 22 tahun itu mengakui kesalahannya dan menyampaikan penyesalan karena bertindak emosional di akhir pertandingan.

Insiden itu terjadi saat Bhayangkara FC menjamu Dewa United pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (5/1/2026).

Pada menit-menit akhir laga, Rafael Struick menendang bola ke arah Ilija Spasojevic yang tengah terjatuh usai berduel dengan winger Dewa United, Egy Maulana Vikri. Aksi tersebut memicu reaksi keras dari Spasojevic dan berujung kartu merah untuk Struick.

“Saudaraku, hari ini sama sekali bukan urusan pribadi. Saya bertindak karena emosi dan itu tidak benar. Maaf dan semoga sukses di musim ini,” tulis Struick dalam pesannya.

Jiwa Besar Ilija Spasojevic

Ilija Spasojevic menunjukkan sikap dewasa dengan menerima permintaan maaf tersebut secara terbuka. Mantan striker Bali United dan Persib Bandung itu membalas dengan pesan penuh ketenangan dan dukungan.

“Tidak masalah, adik. Kesalahan adalah bagian dari permainan. Kita belajar darinya dan melangkah maju. Semoga sukses dan lakukan yang terbaik. Kamu adalah masa depan sepak bola Indonesia,” tulis Spasojevic.

Ia juga menegaskan pentingnya komitmen terhadap tim, apa pun peran yang dijalani pemain di lapangan.

“Apa pun yang dibutuhkan tim. Peran boleh berbeda, komitmen tetap sama,” lanjutnya.

Berujung Kartu Merah

Akibat tindakannya, Rafael Struick diganjar kartu merah langsung oleh wasit M. Erfan Efendi. Meski demikian, Spasojevic menegaskan bahwa rasa saling menghormati antar pemain tetap terjaga.

“Menghargai permintaan maaf Rafael Struick. Emosi memang ada dalam pertandingan, tetapi rasa hormat harus selalu dijaga,” tutup Spasojevic.

Insiden ini pun menjadi pelajaran berharga bagi kedua pemain, sekaligus contoh sportivitas yang patut diapresiasi di tengah kerasnya persaingan BRI Super League.

Mungkin Anda Menyukai