Di tengah arus kepulangan pemain naturalisasi ke tanah air dan memilih berkarier di BRI Super League, Timnas Indonesia masih memiliki sejumlah pemain yang mampu bertahan dan bersaing di kompetisi elite Eropa.
Beberapa nama memang telah memutuskan kembali ke Indonesia, seperti Shayne Pattynama yang bergabung dengan Persija Jakarta dan Dion Markx yang memperkuat Persib Bandung. Keduanya menambah daftar panjang pemain Skuad Garuda yang melanjutkan karier di kompetisi domestik.
Namun, di saat yang sama, masih ada sejumlah pilar Timnas Indonesia yang tetap bertahan di Eropa. Bahkan, beberapa di antaranya masih menjadi pilihan utama di klub masing-masing, tersebar di liga-liga top seperti Serie A, Bundesliga, hingga Eredivisie.
Meski demikian, tidak semua bernasib mulus. Ada pula pemain yang tengah berjuang mendapatkan menit bermain akibat persaingan ketat atau gangguan cedera.
Jay Idzes
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi salah satu contoh pemain yang mampu menjaga konsistensi di Eropa. Bek berusia 25 tahun itu masih dipercaya sebagai pilihan utama di lini belakang klub Serie A, Sassuolo.
Pada musim 2025/2026, Idzes telah mencatatkan 21 penampilan dan seluruhnya sebagai starter. Catatan ini menegaskan posisinya sebagai pemain inti di kasta tertinggi Liga Italia.
Berkat performa stabil tersebut, Jay Idzes kerap mendapat sorotan positif. Namanya bahkan beberapa kali dikaitkan dengan rumor transfer ke klub-klub besar, termasuk raksasa Italia, AC Milan.
Emil Audero
Selain Jay Idzes, Timnas Indonesia juga memiliki wakil lain di Serie A, yakni Emil Audero. Kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, itu kini menjadi penjaga gawang utama Cremonese.
Sejak bergabung pada awal musim 2025/2026, Audero langsung mengamankan posisi nomor satu. Hingga saat ini, kiper berusia 29 tahun tersebut telah tampil dalam 19 pertandingan Serie A.
Dari jumlah tersebut, Audero mencatatkan enam clean sheet dan kebobolan 22 gol. Pengalamannya di level tertinggi diharapkan mampu membantu Cremonese bertahan dari ancaman degradasi.
Kevin Diks
Timnas Indonesia juga memiliki wakil di Bundesliga melalui sosok Kevin Diks. Bek berusia 29 tahun itu menjadi andalan Borussia Monchengladbach sejak direkrut pada awal musim 2025/2026.
Hingga kini, Diks telah mencatatkan 21 penampilan di semua kompetisi, termasuk Bundesliga dan DFB-Pokal. Menariknya, ia juga mampu menyumbangkan tiga gol.
Sayangnya, pada laga terakhir Bundesliga pekan ke-19, Diks harus absen akibat cedera. Kondisinya diharapkan segera pulih agar ia bisa kembali tampil konsisten di kasta tertinggi Liga Jerman.
Calvin Verdonk
Calvin Verdonk tengah menghadapi tantangan baru di Ligue 1 Prancis bersama LOSC Lille. Keputusan bergabung dengan klub papan atas Prancis itu membuatnya harus berjuang keras untuk merebut tempat utama.
Sejauh ini, bek kiri berusia 28 tahun tersebut mencatatkan 14 penampilan di semua ajang. Namun, di Ligue 1, ia baru tiga kali tampil sebagai starter dari tujuh pertandingan.
Verdonk juga sempat absen akibat sanksi kartu merah. Menariknya, di ajang Liga Europa, ia justru menjadi pilihan utama dengan enam penampilan serta kontribusi satu assist.
Dean James
Dean James menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia yang tampil paling konsisten di Eredivisie. Bek kiri berusia 25 tahun itu nyaris tak tergantikan di sektor pertahanan Go Ahead Eagles.
Ia telah mencatatkan 27 penampilan di semua kompetisi, termasuk Eredivisie, Liga Europa, dan KNVB Beker. Kontribusinya pun cukup signifikan dengan torehan satu gol dan empat assist.
Dengan performa tersebut, pemain yang telah mengoleksi lima caps bersama Timnas Indonesia ini diprediksi akan terus menjadi pilihan utama hingga akhir musim 2025/2026.
Justin Hubner
Setelah periode yang tidak menentu bersama Wolverhampton di Inggris, Justin Hubner mulai menemukan secercah harapan saat kembali ke Belanda dan bergabung dengan Fortuna Sittard.
Meski belum sepenuhnya mengunci posisi utama, bek berusia 22 tahun itu telah mencatatkan 13 penampilan, dengan empat di antaranya sebagai starter.
Catatan menarik datang dari dua laga terakhirnya. Hubner mencetak satu gol saat menghadapi Go Ahead Eagles dan menyumbang satu assist ketika berjumpa FC Groningen, menunjukkan potensi besar yang masih dimilikinya.
Miliano Jonathans
Miliano Jonathans sempat kesulitan mendapatkan menit bermain bersama FC Utrecht. Demi menghidupkan kembali kariernya, winger berusia 21 tahun itu memutuskan hengkang pada pertengahan musim dan bergabung dengan Excelsior Rotterdam.
Pada putaran pertama, Jonathans lebih sering menghuni bangku cadangan. Namun bersama klub barunya, ia mulai mendapatkan kesempatan dan telah mencatatkan tiga penampilan di Eredivisie 2025/2026.
Winger kelahiran Arnhem tersebut juga berhasil menyumbangkan satu gol. Jika mampu menjaga konsistensi, Jonathans berpeluang menjadi pilihan utama hingga akhir musim.
