Timnas Indonesia bersiap menghadapi FIFA Series 2026 dengan komposisi skuad yang menarik. Pelatih John Herdman mulai merancang kerangka tim dari 41 pemain yang telah dipanggil.
Skuad Garuda diproyeksikan mengandalkan perpaduan pemain berpengalaman dan talenta yang tengah menanjak. Namun, seleksi ketat membuat tidak semua pemain akan bertahan hingga skuad final.
Untuk tampil kompetitif, Timnas Indonesia membutuhkan sosok kunci di setiap lini. Berikut lima pemain yang diprediksi akan menjadi pilar utama.
Jay Idzes, Pilar Pertahanan
Jay Idzes tetap menjadi figur sentral di lini belakang sekaligus kapten tim.
Bek berusia 25 tahun ini tampil konsisten di level klub, termasuk saat bermain di Sassuolo. Ia dikenal tenang dalam membaca permainan serta mampu membantu membangun serangan dari lini belakang.
Joey Pelupessy, Penyeimbang Lini Tengah
Joey Pelupessy memegang peran vital sebagai jangkar di lini tengah.
Absennya Thom Haye membuat perannya semakin krusial. Pengalaman dan konsistensinya bersama Lommel SK menjadi modal penting dalam menjaga keseimbangan tim.
Ricky Kambuaya, Motor Serangan
Ricky Kambuaya kembali menunjukkan performa terbaiknya di level klub.
Bersama Dewa United, ia tampil impresif dengan kemampuan dribel dan keberanian menembus pertahanan lawan. Kehadirannya memberi dimensi berbeda dalam pola serangan Timnas Indonesia.
Kevin Diks, Ancaman dari Bola Mati
Kevin Diks menjadi opsi penting di lini belakang dengan kontribusi ofensif yang menonjol.
Bek yang bermain untuk Borussia Monchengladbach ini dikenal berbahaya dalam situasi bola mati dan berpotensi menjadi eksekutor penalti.
Ole Romeny, Tumpuan di Lini Depan
Ole Romeny diharapkan menjadi solusi di lini serang.
Striker Oxford United tersebut sempat tampil impresif dengan catatan gol di awal penampilannya. Meski masih perlu menjaga konsistensi dan kebugaran, potensinya dinilai paling menjanjikan di antara opsi penyerang lainnya.
Dengan fondasi ini, Timnas Indonesia memiliki peluang tampil solid di FIFA Series 2026. Peran kelima pemain tersebut diyakini akan sangat menentukan performa tim sepanjang turnamen.
