3 Asisten Pelatih Lokal yang Dampingi John Herdman di Timnas Indonesia

Struktur tim kepelatihan Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman mulai tersusun. Sejumlah pelatih lokal kini mendapat kepercayaan untuk mendampingi pelatih asal Inggris tersebut dalam agenda terdekat.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memastikan bahwa Nova Arianto akan mengemban peran sebagai asisten pelatih sementara. Pelatih Timnas Indonesia U-20 itu dipercaya menjadi tangan kanan Herdman pada fase awal kepemimpinannya.

Selain Nova, nama Sofie Imam Faizal juga masuk dalam jajaran staf pelatih. Selama ini, Sofie dikenal sebagai sosok penting di kelompok usia muda dan telah bekerja bersama Nova di Timnas U-20 sejak akhir tahun lalu.

Pengalaman Sofie pun tidak diragukan. Ia pernah menangani aspek fisik Timnas Indonesia di berbagai level, mulai dari U-17, U-20, U-23, hingga tim senior.


Dzikry Lazuardi Lebih Dulu Bergabung

Dengan bergabungnya Nova dan Sofie, Herdman kini didukung tiga asisten pelatih lokal. Sebelumnya, Timnas Indonesia juga telah merekrut Dzikry Lazuardi, yang dikenal sebagai kepala analis Persija Jakarta.

“Untuk sementara, Nova. Mungkin nanti coach Sofie juga akan kami libatkan,” ujar Sumardji.

“Kami sedang melihat beberapa sosok yang tepat,” tambah pria yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.

Langkah ini bukan keputusan mendadak. Sejak awal proses negosiasi, PSSI melalui BTN telah menekankan pentingnya keterlibatan pelatih lokal dalam struktur kepelatihan Herdman.


Menanti Debut John Herdman

John Herdman dijadwalkan menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung Maret mendatang. Turnamen tersebut juga akan diikuti oleh Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts and Nevis.

Komitmen untuk mengakomodasi pelatih lokal menjadi bagian dari kesepakatan awal antara kedua belah pihak.

“Saya juga sudah sampaikan ke John agar memperhatikan komitmen kami, bahwa harus ada asisten pelatih lokal yang turut serta di dalam Timnas Indonesia,” imbuh Sumardji.

Kehadiran Nova dan Sofie bukan sekadar pelengkap. Mereka diharapkan menjadi jembatan antara visi Herdman dan karakter sepak bola Indonesia, sekaligus menjaga kesinambungan program pembinaan lintas kelompok usia.

Mungkin Anda Menyukai