Jakarta – Sepak bola modern tak lagi hanya berbicara soal gelar juara dan prestasi di lapangan. Nilai komersial, daya tarik global, serta keterikatan dengan penggemar kini menjadi indikator penting dalam menilai kekuatan sebuah klub.
Salah satu tolok ukur paling nyata adalah angka penjualan jersey. Data terbaru sepanjang tahun 2025 menunjukkan klub-klub dengan basis penggemar kuat dan bintang besar masih mendominasi pasar global.
Riset Euromericas Sport Marketing yang dikutip media internasional mengungkap 10 klub dengan penjualan jersey tertinggi selama 2025. Mayoritas berasal dari Eropa, namun beberapa wakil dari Amerika dan Asia juga sukses menembus daftar elite ini.
Berikut urutannya:
10. Al Nassr
Al Nassr mencatat penjualan sekitar 1,28 juta jersey sepanjang 2025. Efek Cristiano Ronaldo masih sangat terasa, dengan lebih dari 70 persen penjualan berasal dari jersey bernama sang megabintang.
Kehadiran Ronaldo sejak 2023 mengangkat citra klub Arab Saudi tersebut ke panggung global. Dukungan pemain bintang lain seperti Sadio Mané turut memperluas pasar mereka di Asia dan Timur Tengah.
9. Chelsea
Chelsea membukukan penjualan 1,42 juta jersey. Prestasi di level internasional, termasuk gelar Piala Dunia Antarklub dan UEFA Conference League, memberi dorongan signifikan.
Masuknya talenta muda seperti Estêvão dan João Pedro juga menciptakan antusiasme baru di kalangan penggemar. Secara komersial, Chelsea masih menjadi kekuatan utama di London.
8. Flamengo
Flamengo menjual sekitar 1,67 juta jersey pada 2025. Status sebagai klub paling populer di Brasil menjadi fondasi utama pencapaian ini.
Gelar Copa Libertadores dan kesuksesan domestik menjaga euforia pendukung. Basis penggemar yang mencapai puluhan juta membuat Flamengo tetap kuat di pasar Amerika Selatan dan global.
7. Manchester United
Meski performa di lapangan tidak konsisten, Manchester United tetap mencatat penjualan 1,85 juta jersey.
Nama Bruno Fernandes masih menjadi favorit, disusul pemain anyar seperti Cunha dan Sesko. Warisan sejarah dan popularitas global membuat United tetap relevan secara komersial.
6. Boca Juniors
Boca Juniors menorehkan penjualan 1,93 juta jersey, menjadikannya salah satu klub paling berpengaruh di Amerika Selatan.
Identitas fanatik, stadion ikonik La Bombonera, serta rivalitas klasik dengan River Plate terus menjaga eksposur klub asal Argentina ini di kancah internasional.
5. Inter Miami
Inter Miami mencuri perhatian dengan penjualan 2,36 juta jersey. Lionel Messi menjadi magnet utama sejak bergabung.
Selain kontribusi besar Messi di MLS, warna khas dan citra modern klub turut mempercepat popularitas mereka di pasar global.
4. Bayern Munchen
Bayern Munchen mencatat angka 2,37 juta jersey terjual. Klub Jerman ini tidak bergantung pada satu nama besar saja.
Performa konsisten, lini depan produktif, serta figur seperti Harry Kane dan Jamal Musiala menjaga minat penggemar tetap tinggi.
3. Paris Saint-Germain
PSG menjual sekitar 2,55 juta jersey sepanjang 2025. Kesuksesan meraih gelar Liga Champions pertama menjadi pemicu utama lonjakan penjualan.
Citra Paris sebagai pusat mode dunia juga memberi nilai tambah. Meski mengalami transisi skuad, PSG tetap kuat secara komersial.
2. Barcelona
Barcelona mencatat penjualan 2,94 juta jersey. Lamine Yamal muncul sebagai nama paling diminati dan simbol era baru Blaugrana.
Kebangkitan performa di bawah Hansi Flick, ditambah raihan gelar domestik, membuat minat penggemar kembali melonjak tajam.
1. Real Madrid
Real Madrid menempati posisi teratas dengan penjualan 3,13 juta jersey, tertinggi sepanjang 2025.
Kehadiran Kylian Mbappe menjadi faktor kunci, namun kekuatan merek Real Madrid tetap kokoh bahkan tanpa satu pemain pun. Status mereka sebagai klub paling populer di dunia masih belum tertandingi.
